SAMPANG, NUsampang.com Malam pembaiatan peserta Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Pangarengan, pada Minggu (09/11/2025) berlangsung khidmat dan penuh makna, meskipun diguyur hujan.

Acara yang menjadi puncak dari rangkaian Pendidikan ini dilaksanakan dengan penuh semangat. Para peserta berdiri tegap mengikuti prosesi pembaiatan, meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi kader penggerak NU yang siap berjuang dan mengabdi di tengah masyarakat.

Hujan yang mengguyur lokasi kegiatan tak sedikitpun mengurangi semangat panitia dan peserta. Justru suasana malam yang basah dan dingin menambah kekhusyukan prosesi, menjadikan momen pembaiatan terasa lebih haru dan bermakna.

Ketua MWCNU Pangarengan, KH Moh Sholihin, menyampaikan apresiasinya atas militansi para peserta yang tetap bertahan hingga akhir acara.

“Hujan bukan penghalang bagi semangat perjuangan. Justru ini menjadi ujian awal bagi para kader agar siap menghadapi berbagai tantangan dalam mengabdi kepada Nahdlatul Ulama dan umat,” tuturnya penuh semangat.

Setelah itu, Kiai Moh Sholihin, menegaskan bahwa pembaiatan bukanlah akhir dari proses kaderisasi, melainkan langkah awal dalam perjalanan pengabdian.

“Setelah dibaiat, tugas kita baru dimulai. Jadilah kader yang membawa manfaat dan semangat perubahan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Acara pembaiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembacaan ikrar setia kepada nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama. Meskipun diguyur hujan, kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.