SAMPANG, NUsampang.com — Wakil Ketua PCNU Sampang KH Syamsudin menegaskan kembali peran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Jami’yah Diniyah dan Jami’yah Ijtimaiyah.

Hal itu disampaikan saat PCNU Sampang melaksanakan kunjungan ke ranting NU Asam Nonggal, Kecamatan Jrengik, Jumat (14/11/2025).

“Melalui program NUSANTARA singkatan dari NU Sampang Menata Ranting, kami ingin memastikan peran itu berjalan. Karena itu kami datang untuk melakukan penguatan struktur dan gerak organisasi,” ujar KH Syamsudin.

KH Syamsudin juga menyebut pentingnya menghidupkan kegiatan Lailatul Ijtima’ serta mendorong NU hadir dalam penggerakan ekonomi desa.

“Asam Nonggal memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan pertambakan yang perlu dioptimalisasi,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu warga NU Asam Nonggal, H Muzakki, mengungkapkan desanya berpeluang menjadi desa makmur jika potensi tambak dikelola serius.

“Anugerah Allah berupa tambak ini mari disyukuri dengan mengelolanya baik. Saya siap mendampingi warga untuk budidaya terpadu rumput laut, bandeng, dan udang dalam satu tambak. Tapi perlu dukungan para kiai NU, karena akan beda jika yang mengajak para kiai,” kata Muzakki.

Muzakki menambahkan bahwa rumput laut bahkan bisa menjadi pakan alami dan memiliki peluang ekspor.

“Mari kita garap bersama dan ini sangat membantu NU,” ujar Muzakki.

Terpisah, Ketua Ranting NU Asam Nonggal, KH Dumairi, mengapresiasi gagasan tersebut dan mengaku mendapatkan pencerahan.

Kiai Dumairi berkomitmen melaksanakan budidaya terpadu sebagai bagian dari gerak NU menuju kemandirian organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan turba ditutup dengan penyerahan simbolis mushaf Al-Qur’an dan kaleng Gerakan Koin dari PCNU Sampang kepada Ranting NU Asam Nonggal.